Kamis, 01 Maret 2012

Bank Soal Fisika

Soal Fisika Ujian Nasional




SMP:IPA : – Soal Latihan IPA Paket 1
- Pembahasan Soal Latihan IPA Paket 1
Physics (from Ancient Greek: φύσις physis "nature") is a natural science that involves the study of matter and its motion through spacetime, as well as all related concepts, including energy and force. Physics is one of the oldest academic disciplines, perhaps the oldest through its inclusion of astronomy.

Certain research areas are interdisciplinary, such as mathematical physics and quantum chemistry, which means that the boundaries of physics are not rigidly defined. In the nineteenth and twentieth centuries physicalism emerged as a major unifying feature of the philosophy of science as physics provides fundamental explanations for every observed natural phenomenon. New ideas in physics often explain the fundamental mechanisms of other sciences, while opening to new research areas in mathematics and philosophy.


Rabu, 01 Februari 2012

OSN fisika

Untuk mendapat soal OSN fisika tingkat kabupaten anda dapat mengklik link yang telah kami sediakan.




  • Soal OSN fisika tingkat kabupaten 2009 (klik di sini) , pembahasan OSN fisika tingkat kabupaten 2009 (klik disini)
  • Soal OSN fisika tingkat kabupaten 2010 (klik di sini), pembahasan OSN fisika tingkat kabupaten 2010 (klik disini)
  • Jumat, 13 Januari 2012

    Soal Fisika SNMPTN

    1. Soal Fisika UMPTN/ SPMB/ SNMPTN tahun 2008 <<download disini>>
    2. Soal Fisika UMPTN/ SPMB/ SNMPTN tahun 2007 <<download disini>>
    3. Soal Fisika UMPTN/ SPMB/ SNMPTN tahun 2006 <<download disini>>
    4. Soal Fisika UMPTN/ SPMB/ SNMPTN tahun 2005 <<download disini>>


    Sumber:

    Herdian,S.Pd. M.Pd.
    Blog Edukasi

    Rabu, 11 Januari 2012

    Soal Ujian Nasional Fisika

    Soal-Soal Pemecahan SNMPTN


    [   ]soal-uan-sma-fisika00-07.zip


    Soal Fisika lebih banyak kedalam pengujian penguasaan konsep dari pada menghitung dengan hitungan yang rumit seperti dalam perkataan siswa bahwa fisika ngitungnya rumit sehingga bikin pusing tujuh keliling mengakibatkan kepala botak.

    Akhirnya fisika merupakan pelajaran yang paling tidak disukai seperti yang pernah di bahas pada postingan terdahulu.

    sumber: Internet Sehat

    Senin, 09 Januari 2012

    Bank Soal SNMPTN

    Soal-Soal Pemecahan SNMPTN


    Sebagian orang menganggap fisika susah karena terlalu banyaknya rumus yang digunakan. ”Ngapalin rumusnya aja susah, udah gitu bingung mau makenya gimana”, begitu komentar para siswa tentang fisika. Sebenarnya, rumus tidak perlu dihafal tetapi dipahami. Terdengar klise memang, tapi begitulah kenyataannya.

    Rumus atau persamaan di fisika, pada umumnya dipakai sebagai pernyataan ringkas suatu konsep. Suatu teori atau konsep yang bisa memakan penjelasan berlembar-lembar kertas, dapat dinyatakan dengan tepat hanya dalam satu baris persamaan. Hal ini merupakan salah satu sebab utama mengapa di fisika banyak sekali rumus.

    Namun, hal yang banyak terjadi dalam pendidikan kita adalah kebanyakan siswa hanya melihat rumus itu secara sepotong-sepotong. Mereka tidak (mau) mengetahui cerita atau konsep di balik rumus tersebut. Hal ini mengakibatkan daya analisis siswa lemah, sehingg mereka hanya bisa menyelesaikan soal yang langsung dan mudah yaitu yang hanya menggunakan satu rumus. Kalau terdapat soal yang menggunakan konsep yang bermacam-macam –yang berarti juga memakai rumus lebih dari satu- mereka kebingungan menyelesaikannya.

    Berikut beberapa contoh tentang kebingungan para siswa terhadap rumus dalam fisika:

    1) Rumus untuk koefisien gesek statik sering dinyatakan dengan:

    μ = tan θ ..........(1)

    Rumus ini sering dipahami siswa bahwa koefisien gesek statik (μ) tergantung pada besarnya sudut kemiringan bidang (θ). Padahal pemahaman ini sama sekali salah. Koefisien gesek statik hanya tergantung pada jenis bahan-bahan yang bergesekan. Atau dalam bahasa fisika, koefisien gesek statik merupakan karakteristik dua bahan yang bergesekan (misalnya, antara kayu dengan kayu, dll).

    Rumus (1) merupakan rumus yang digunakan sebagai cara untuk mengukur koefisien gesek. Apabila kita punya sebuah benda, misalnya buku, lalu kita ingin mengetahui berapa koefisien gesek statik antara buku dengan permukaan dari kayu, maka cara mengetahuinya adalah dengan meletakkan buku tersebut di atas permukaan kayu. Kemudian permukaan kayu itu kita miringkan (terhadap horizontal) sedikit demi sedikit. Pada saat awal (sudut kemiringan kecil), buku tidak akan bergerak, tetapi setelah terus dimiringkan, pada sudut kemiringan tertentu (θ) buku akan mulai mulai bergerak, nah tan θ inilah yang merupakan nilai μ.

    Terlihat bahwa nilai sudut θ adalah spesial, tidak bisa divariasikan sembarangan, hanya terdapat satu nilai θ untuk koefisien gesek statik antara bahan kertas dan kayu. Hal ini mengakibatkan bahwa rumus (1) tidak bisa dipahami sebagai hubungan ketergantungan antara μs terhadap θ. Rumus itu memberitahu kita bagaimana cara mengukur μ.

    2) Contoh lainnya adalah rumus untuk koefisien muai panjang α:

    α = ΔL/(ΔT.Lo) ........(2)

    Dalam rumus di atas, apakah α bergantung pada perubahan panjang benda ΔL, perubahan temperatur ΔT, atau panjang awal Lo? Jawabannya: α tidak tergantung kepada ketiga besaran di atas. Lagi-lagi, koefisien muai panjang α merupakan karakteristik dari suatu bahan (logam). Pers. (2) merupakan persamaan yang mendefinisikan koefisien muai panjang. Jadi, arti dari pers. (2) adalah koefisien muai panjang didefinisikan sebagai fraksi perubahan panjang per satuan temperatur.

    3) Lain lagi dengan persamaan gerak jatuh bebas di bawah ini,

    h = -(gt^2) / 2 .............(3)

    yang memang menyatakan ketergantungan ketinggian h terhadap waktu t. Pers. (3) adalah persamaan fungsi h terhadap t^2.


    Para siswa sering tidak mengetahui ”cerita” di balik rumus. Sehingga pemahaman mereka sering salah, bahwa setiap rumus hanya dipahami sebagai hubungan ketergantungan antar variabel. Dari contoh di atas, kita dapat tahu bahwa rumus dapat menyatakan:
    a) bagaimana cara mengukur sesuatu
    b) definisi suatu kuantitas
    c) fungsi (ketergantungan) suatu variabel terhadap variabel lainnya.

    Untuk memahami suatu rumus kita harus memahami cerita di balik rumus tsb.



    Disusun Ulang Oleh:

    Arip Nurahman

    Pendidikan Fisika, FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia
    &
    Follower Open Course Ware at MIT-Harvard University,
    Cambridge. USA.

    Rabu, 04 Januari 2012

    BANK SOAL FISIKA

    BANK SOAL FISIKA berisikan kumpulan soal fisika sebagai bagian proses latihan para siswa atau mahasiswa dan siapapun dalam mempelajari dan memahami mata pelajaran fisika di sekolah serta dilingkungannya. Dihadirkan dengan tujuan untuk memberikan motivasi bagi para Pembelajar Fisika.

    Soal UNAS Fisika SMA tahun 2011 sudah diupload. Silahkan bagi Sahabat SEBARIN BANKSOAL yang ingin memilikinya untuk mendownload pada link berikut.
    Semoga bermanfaat.

    Sumber bank soal fisika.

    Bank Data Fisika

    Kini Hadir untuk Kita Semua Bank Data Fisika

    1. Soal-soal UN Fisika
    2. Soal-soal SPMB, SNMPTN Fisika
    3. Soal-soal Olimpiade
    4. Soal-soal Ujian dan Seleksi